Pages

02 Juli 2010

Phoenix

Wow..
Ini tulisanku yang pertama setelah vacum lamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa banget. Kayaknya blog ini aku bikin sejak aku SMA. Jaman aku masih imut-imut dan terlihat menggemaskan. Mungkin ada 2 tahun blog ini terbengkalai bagai bangkai yang tak terpakai hingga aku yang dulu imut-imut kini menjadi rada amit-amit. Hikz. Tak apalah, yang terpenting sekarang pengen coba mulai aktif lagi buat ngeblog. Yah, itung-itung meluapkan isi pikiran biar gak membusuk di dalam (emang loe kira sembako??). Sekaligus latihan memindahkan yang ada dalam pikiran ke dalam bentuk tulisan yang dapat di pahami oleh khalayak umum. Halah.

Sebenarnya yang menginspirasi buat nulis blog lagi tuh bang Robby. Ceritanya tuh dia baru punya blog gitu, terus cerita-cerita lah. Aku dengerin dong karena emang dia kalo cerita tuh semangat banget. Kayaknya abang yang satu ini pantas jadi orator (atau salesman). Lah aku sampai terhanyut kata-katanya untuk semangat lagi buat nulis blog. Yah, bukan berarti sebelum ini gak pernah ada pikiran wat nulis blog, cuman susah lho cari bahan buat di tulis. Pernah tuh aku coba nulis-nulis gitu buat posting di blog, cuman ya terus di delete gara-gara gak sreg ama tulisan sendiri. Bodohnya aku.

Oiya, kali ini aku pingin ngobrolin Phoenix atau si burung api. Alasan pertama, karena aku suka banget hewan mitos yang satu ini. Kalau ada yang suka baca komik One Piece, pasti tahu Marco, Ketua Divisi 1 Bajak Laut Shirohige. Bagi yang pernah nonton Harry Potter, pasti tahu burung peliharaannya Dumbass, eh.. maksudku Dumbledore. Bahkan yang sering main game RPG, pasti kenal sama Phoenix Feather (this potion can revive one ally). Yep, phoenix sangat unik. Menurut cerita yang beredar, phoenix berbentuk burung dengan warna merah, orange atau keemasan. Ia adalah burung mistik yang merupakan wujud dari roh api yang memiliki umur antara 500 - 1000 tahun.

Burung ini ketika sudah menemui ajalnya, maka ia akan terbakar sendiri dan kemudian menjadi abu. Namun kerennya, dari abu tersebut akan terlahir phoenix muda dan siklus tersebut akan terus berlanjut. Secara teknis bisa di katakan kalau burung phoenix tidak pernah mati. Karena tidak perduli mau kalian tusuk-tusuk atau kalian banting-banting burung tersebut akan terbakar dan terlahir kembali dari abunya (sadis bener). Itulah mengapa burung phoenix dijadikan simbol keabadian hingga sekarang.

Terus apa hubungannya sama blog ini??
Tentu aja ada hubungannya, karena aku anggap ini postingan pertama yang sukses setelah kemarin-kemarin gagal terus buat posting. Serta ini awal di mulainya kehidupan blog ini setelah lama vacum. Aku kira ini adalah kelahiran kembali blog ini. This blog have turn inti ashes before, now it's born again become new shining bird. Semoga blog gak jelas ini bisa memberikan manfaat bagi kita semua. Hihihihihihi. Selanjutnya mau post apa ya?? Tunggu aja yah..
Thaaaaa..
wave

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar