Pages

01 Oktober 2010

Setelah Libur Panjang


Blog ini sepertinya telah mengalami libur yang sangat panjang. Memang bagi penulis pemula yang paling junior seperti saya, menulis merupakan pekerjaan yang berat. Susah sekali untuk mengumpulkan semangat agar dapat mencurahkan segenap pikiran dan perasaan untuk tulisan saya. Ceileeeeee. Apakah mungkin semua penulis yang masi pemula seperti saya ini selalu menghadapi masalah yang sama? Sepertinya begitu sih, karena kalau mudah semua orang sudah jadi penulis handal. Iya kan? Hehehehehe.

Permasalan saya ketika ingin menulis sebenarnya adalah mengungkapkan apa yang ada di pikiran dalam bentuk tulisan dengan tepat. Sebelum libur menulis ini sebenarnya banyak hal yang ingin saya tulis dalam blog. Namun ketika memulai dan dalam proses menulis itu kemudian ide yang tadinya mau saya tuliskan jadi kabur dan hilang entah kemana. Jika sudah begitu kemudian saya save agar besok bisa saya lanjutkan. Namun, untuk melanjutkan tulisan yang terpotong tersebut sangatlah sulit.

Setelah saya analisis, memang konsentrasi dalam menulis sangat penting. Seperti tulisan ini, kondisi memang sangat mendukung untuk menulis. Sepertinya perasaan yang senang dan suasana yang tenang sangan membantu ide-ide yang telah ada untuk keluar bagikan air terjun niagara. Hahahahahhaha, ngaco. Namun memang terbukti saat mood sedang baik, menulis rasanya sangat mudah.

Pekerjaan saat ini adalah membuat mood selalu konsisten. Tentunya akan sangat sulit melihat banyak kegiatan lain yang lebih menyibukkan daripada menulis. Konsentrasi kitapun menjadi terpecah belah. Gagal lagi deh nulis post di blog. Kalau sudah begitu rasanya dongkol campur sambel terasi sama ikan amis. Bisa bayangin rasanya? Panas campur amis. Hueks.. Gak suka amis. Hohohoho.

Akhirnya semua kembali lagi ke jam terbang kita saat menulis. Memang guru yang terbaik adalah dari pengalaman. Semoga semakin lama pengalamanku semakin bertambah dan skill menulisku semakin baik. Susah juga kalau tiap hari cuman nulis coding, mikirnya mumet. Mending mikir negara. Lho? Yowes lah rasah di pikir. Koyo iso mikir wae. Wahahahahahaha..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar