Pages

01 Oktober 2010

Memilih Jalan Hidup


Hidup ini adalah sebuah Role-Playing Game dengan sebuah ending yang sangat terbuka dan kitalah yang menentukan ending tersebut sesuai dengan interaksi kita terhadap character lain. Tidak salah ketika kita sebut hidup ini sebagai sebuah permainan, karena kita akan di hadapkan dengan beragai pilihan-pilihan sulit dalam hidup ini. Sudah ada aturan baku dan mempengaruhi jalannya permainan ini yang di sebut dengan hukum alam. Terdapat dua pilihan saat kita menjalani kehidupan itu, yaitu menjadi baik atau buruk. Pilihan yang semuanya terserah pada anda untuk menentukan mana kehidupan yang cocok dengan diri anda.

Sistem hukum alam telah menetapkan bahwa untuk meraih gelar sebagai orang baik harus melewati jalan yang susah dan sangat terjal. Kita berjalan bagaikan atas sungai keputusasaan dan kita akan selalu melihat keindahan hampa yang selalu menghampiri namun sekejam kemudian lenyap. Memang jarang sekali orang yang dapat sampai ke ujung jalan ini dan mengetahui kemana jalan itu menuju. Jika yang anda dengar bahwa menjadi orang baik itu menyiksa, jangan dengarkan karena itu hanya omongan orang-orang yang gagal.

Coba tanyakan pada mereka apakah yang ada pada ujung jalan tersebut. Aku yakin mereka tidak tahu, karena mereka telah berhenti sebelum sempat menengoknya. Seharusnya kalian datang pada mereka yang telah sukses sampai di ujung jalan. Dengarkanlah dengan baik karena apa yang akan mereka sampaikan adalah kebenaran. Bawasannya apa yang mereka lihat dan mereka rasakan adalah sama dengan jalan keburukan bahkan berkali-lipat nikmatnya.

Di jalan keburukan kita bisa makan ayam, disini kitapun bisa bahkan lebih enak. Di jalan keburukan kita tertawa, disini kitapin terbahak-bahak. Pada dasarnya hampir sama, namun perbedaannya ketika kita sudah sama-sama sampai di ujung. ujung jalan keburukan adalah danau magma dengan tulang belulang. Tak ada jalan kembali karena semua jalan telah roboh. Kita harus tunggal di ujung untk selamanya dan hanya ada dua tempat yaitu kenikmatan dan kesakitan.

Seperti itulah permainan yang kita mainkan dalam hidup ini. sanya dapat sekali kita berjalan dan takkan ada jalan kembali. Manfaatkan hidupmu yang sekali ini dengan bijaksana. Pilihan terserah padamu karena engkaulah pemainnya. Demikianlah walktrough gami ini semoga permainanmu menyenangkan. Sekian dan terima kasih.
:D

1 komentar:

rizal mengatakan...

"Jika yang anda dengar bahwa menjadi orang baik itu menyiksa, jangan dengarkan karena itu hanya omongan orang-orang yang gagal."
aku suka kata2 ini. dan kadang bnr juga menjadi orang baik itu membuat kita tidak bisa berbuat apa2 . apa2=kebebasan yang aneh2. ya tapi itu hidup.harus menjadi yang terbaik.

Posting Komentar